Review HP EliteBook 735 G6

HP masih menjadi salah satu merek paling terkenal untuk produk kelas bisnisnya.

Salah satunya adalah HP EliteBook 735 G6 sebagai laptop untuk pebisnis muda dan UMKM. Laptop ini dijual dengan harga Rp 16.899.000 dan ditujukan untuk menunjang mobilitas tinggi dan fleksibilitas karyawan masa kini. Apakah laptop ini benar?

Dari luar, HP EliteBook 735 G6 menawarkan desain minimalis dan kualitas tinggi layaknya seri HP Spectre high-end. Selain logo HP modern, yang terlihat seperti empat garis diagonal, tidak banyak ruffles yang terpampang di sampulnya.

Sekilas memang desainnya mungkin tidak terlihat seinovatif beberapa laptop populer, namun desain laptop ini juga menawarkan nuansa kalem, sehingga cocok untuk para profesional dalam rapat atau kegiatan formal lainnya.

HP EliteBook 735 G6 dibalut dengan case alumunium silver dan terlihat sangat elegan. Cocok untuk perangkat atau aksesori apa pun.

Laptop ini memiliki bodi yang cukup ramping dengan ketebalan 1,77 cm dan menawarkan konektivitas melalui dua port USB-A 3.1 Gen 1, USB-C, HDMI 2.0, Ethernet, audio combo jack, dan perangkat docking. disediakan. Koneksi terputus. Ada juga slot untuk SIM cardnya, tapi sayang sudah ditutup sehingga tidak bisa digunakan untuk varian yang satu ini.

Begitu saya membuka tutupnya yang bisa diangkat hanya dengan satu jari, saya langsung disuguhkan layar 13,3 inci dengan bezel yang cukup besar untuk laptop masa kini di kelasnya. Namun bezel yang tebal tersebut tentunya bukan tanpa alasan.

Di bagian atas layar terdapat webcam HD dengan cover sehingga kamera bisa ditutup untuk privasi lebih agar tidak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, bezel yang besar memungkinkan sandaran tangan memiliki ukuran yang pas untuk posisi tangan saat mengetik.

Mudah-mudahan, bagaimanapun, HP dapat memperpendek frame lebih jauh dengan rasio layar 16:10 atau bahkan 3: 2. Layarnya sendiri kini memiliki panel IPS dengan resolusi HD 1080p 60FPS yang menjadi standar saat ini.

Layarnya juga dilengkapi dengan lapisan anti-glare yang meminimalkan pantulan cahaya dengan sangat baik. Konten yang ditampilkan di layar masih terlihat jelas saat laptop digunakan di luar ruangan.

Dalam penggunaan sehari-hari, layar HP EliteBook 735 G6 terasa sangat menentramkan, karena tidak membuat mata lelah karena layar menghasilkan cahaya yang relatif lembut. Gambar yang ditampilkan pun terlihat tajam dan detail.

Di bawah layar adalah keyboard yang sangat nyaman dengan jarak antar tombol yang benar. Jika Anda pernah menggunakan laptop HP sebelumnya, HP EliteBook 735 G6 Keyboard sudah tidak asing lagi.

Menariknya, terdapat trackpoint di bagian tengah keyboard, yang berguna saat Anda membutuhkan gerakan kursor yang lebih halus dan presisi dibandingkan touchpad. Ada dua tombol mouse fisik di atas touchpad untuk mereka yang lebih suka.

Bagian dalam laptop ini dibekali prosesor AMD Ryzen 7 PRO 3700U yang memiliki 4 core dan 8 thread untuk memenuhi kebutuhan multitasking saat ini. Prosesor 12 nm dari pabrikan ini memiliki boost clock maksimum 4 GHz dan TDP 15 watt.

Kehadiran AMD Ryzen 7 menjadi salah satu alasan laptop ini bisa terlihat ramping namun tetap memiliki spesifikasi yang mumpuni. Prosesornya mencakup AMD Radeon Vega 10 2 GB yang mendukung pemrosesan grafis, RAM saluran tunggal 8 GB, dan penyimpanan NVMe SSD 512 GB.

Kombinasi Ryzen 7 dengan solusi penyimpanan SSD menghasilkan sistem yang sangat responsif mulai dari menavigasi melalui Windows hingga membuka banyak tab di browser. Ini juga membutuhkan lebih sedikit waktu untuk mengisi daya, jadi Anda tidak perlu menunggu terlalu lama.

Performa prosesor yang cepat juga diperlihatkan pada hasil pengujian Cinebench R20 sebesar 1347 poin. Itu angka yang cukup tinggi untuk sebuah prosesor laptop mengingat TDP hanya 15 watt. Dengan spesifikasi tersebut, HP EliteBook 735 G6 memberikan pengalaman yang memuaskan karena semua aktivitas yang saya lakukan berjalan dengan lancar.

Bagaimana jika Anda ingin bermain dengan AMD Radeon Vega 10? HP EliteBook 735 G6 masih dapat menjalankan game kasual dan ringan. Saat menguji Counter Strike: Global Offensive, saya dapat mencapai lebih dari 60 FPS dan bahkan hingga 80 FPS untuk pengaturan grafis sedang pada resolusi 720p dalam adegan tertentu.

Artikel ini dipersembahkan untuk tekno farm dengan url resminya teknofarm.net, terima kasih sudah membaca artikel ini.