Mengenal Permainan Balap Karung

Permainan Balap Karung

Permainan balap karung merupakan permainan tradisional yang dimainkan oleh banyak anak-anak terutama di Indonesia. Sesuai dengan namanya, permainan ini merupakan permainan yang berjenis perlombaan. Dimana setiap pemain akan menggunakan alat bantu berupa karung. Bukan hany sekadar permainan belaka, ternyata balap karung juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan memiliki makna tersendiri dalam sejarahnya.

Permainan balap karung biasanya diadakan ketika hari kemerdekaan tiba. Pasalnya, pada hari tersebut akan banyak sekali lomba-lomba yang diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Permainan balap karung juga tidak pernah terlewat untuk diperlombakan. Permainan yang dilombakan di hari tersebut memang biasanya permainan tradisional. Utamanya balap karung yang tradisinya sudah ada sejak zaman penjajahan.

Sejarah Permainan Balap Karung

Ada beberapa pendapat sejarah yang mengatakan tentang asal usul dari permainan ini. Pertama, ada yang mengatakan bahwa permainan balap karung merupakan tradisi bangsa Belanda yang juga saat itu dibawa Belanda ketikamenjajah negara Indonesia. Mereka memperkenalkan permainan ini di beberapa tempat atau instansi seperti desa ataupun sekolah. Meskipun sudah merdeka, rupanya rakyat Indonesia tetap melakukan balap karung sejak itu hingga saat ini.

Pendapat kedua adalah bahwa balap karung merupakan wujud implementasi dari kegiatan menghargai sejarah bangsa Indonesia. Sejarah yang dimaksud disini ialah ketika bangsa Indonesia dulu dijajah sangat keras bahkan tidak diberikan pakaian, mereka menggunakan karung goni sebagai pengganti pakaiannya. Untuk terus mengingat perjuangan mereka tersebut, maka rakyat Indonesia melestarikan budaya permainan balap karung hingga Indonesia merdeka.

Tata Cara Pelaksanaan Permainan Balap Karung

Permainan balap karung merupakan permainan yang cukup mudah untuk dilakukan. Permainan ini membutuhkan setidaknya dua orang anggota yang bermain. Bahan yang perlu disiapkan hanyalah sebuah karung. Pertama, para pemain akan memakai karung mereka seperti layaknya sebuah sarung. Dan mereka pun akan mulai bersiap di garis start yang telah ditentukan.

Ketika peluit atau aba-aba mulai telah diberikan, para pemain akan melangkah dengan cara meloncat menggunakan karung mereka. Tidak boleh sampai terjatuh karena akan dinyatakan gugur. Siapa yang mengenai garis finish terlebih dahulu dan tidak melepaskan karung, dia yang dinyatakan menang.