Harga Emas Saat Ini Berapa

Harga Emas Saat Ini Berapa

Harga Emas Saat Ini Berapa

Harga emas Antam hari ini naik sebesar Rp. 1.000. Harga emas Antam dijual pada tingkat RP. 958.000 / gram. Demikian dikutip dari situs logam mulia dari halaman perdagangan, Antam butik Pulo Gadung, Sabtu (22/5/2021). Harga pembelian ulang atau pembelian kembali emas antam hari ini juga meningkat. Harga pembelian kembali meningkat sebesar Rp 1.000 per gram pada tingkat RP. 868.000. Harga pembelian ini RECOMPRA, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga emas.

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Perser) Tbk atau Antam adalah Rp926 ribu per gram pada Kamis (6/5) di pagi hari. Posisi RP RP. 4.000 dari Rp sebelumnya. 922 ribu per gram pada hari Rabu (5/5). Dengan cara yang sama, harga pembelian kembali memperkuat Rp4.000 sebesar Rp825 ribu per gram ke Rp829 ribu per gram hari ini.

Harga Emas Saat Ini Berapa
Harga Emas Saat Ini Berapa

Harga Emas Saat Ini Berapa

Berdasarkan data Antam, harga jual emas 0,5 gram adalah Rp513 ribu, 2 gram sebesar IDR 1,79 juta, 3 gram sebesar Rp2,66 juta, 5 gram sebesar Rp 4,4 juta, 10 gram sebesar 25,55 juta, 25 gram IDR 22,76 juta, dan 50 gram sebesar Rp43,44 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram bernilai Rp86,81 juta, 250 gram sebesar Rp216,76 juta, 500 gram sebesar Rp433,32 juta, dan 1 kilogram sebesar Rp866,6 juta.

Harga Logam Emas Mulia hari ini Senin, 7 Desember 2020 telah menurun. Harga Emas Saat Ini Berapa sebesar Rp1.000 kemarin. Jika harga emas pada hari Minggu di Rp. 960.000, hari ini harga emas terjebak dalam Rp. 959.000 per gram. Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) akhirnya jatuh, setelah penguatan dalam beberapa hari negosiasi. Saat ini harga emas turun sebesar Rp 4.000 pada level IDR 955.000 per gram. Sementara itu, harga pembelian kembali atau harga diperoleh jika pemegang emas Antam ingin menjual batangan emas dengan harga IDR 865.000. Harga turun oleh Rp 4.000 dari perdagangan sebelumnya.

Harga emas antam termasuk pph 22 sebesar 0,9%. Jika Anda ingin mendapatkan diskon pajak yang lebih rendah, yaitu sebesar 0,45%, kemudian membawa NPWP saat transaksi. Harga Gold Futures mengalami penguatan dalam perdagangan hari ini, Selasa (19/1/2021), meskipun melemahnya pasar yang sukses. Berdasarkan data Bloomberg, diamati bahwa harga emas berjangka di pertukaran Comex memperkuat 0,43 persen pada Februari 2021 atau 7,8 poin pada US $ 0,1837,70 per ons troy pada 608 WIB.

Harga jual emas termasuk pajak penghasilan (PPH) 22 untuk bilah emas 0,45 persen untuk pemegang Nomor Identifikasi Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak termasuk NPWP mendapatkan potongan yang lebih tinggi 0,9 persen. Di sisi lain, harga emas di pasar spot dipantau untuk melemahkan 0,17 persen atau 3,14 poin pada tingkat US $ 1.838,12 per troy ounce. Sementara itu, indeks dolar AS yang menelusuri gerakan dolar terhadap mata uang penting lainnya melemah 0,007 poin atau 0,01 persen pada 90.765 hingga 06,04 WIB.

Sementara itu, harga emas dalam perdagangan internasional berdasarkan pasar referensi, pertukaran komoditas, COMX, meningkat 0,12 persen menjadi US $ 1.786,5 per troy ounce. Sementara itu, harga emas dalam perdagangan perdagangan stagnan pada US $ 1.786,91 per ons troy pagi ini.

Harga emas pulih dari level terendah dalam tujuh minggu terakhir di pasar karena investor sekarang mempertimbangkan perspektif dolar AS dan jadwal paket stimulus Amerika Serikat. Analyst DailyFX Margaret mengatakan harga emas pulih dari penurunan sebelumnya di tengah-tengah perasaan risiko gradien investor di tengah-tengah liburan AS. UU

Mengutip dari halaman Metalmulia.com, cetakan emas terkecil 0,5 gram, berada di level Rp527.500. Sementara itu, untuk unit 5 gram, bernilai Rp 4.550.000 dan 10 gram sebesar Rp9.045.000. Selain itu, dengan harga 50 gram emas untuk dijual yang naik menjadi Rp44.895.000. Sedangkan untuk ukuran emas terbesar, 500 gram dan 1.000 gram memiliki harga Rp.447.820.000 dan Rp.895.600.000.

“Sentimen pasar bersandar pada sisi yang berhati-hati setelah pertukaran AS menarik diri dari yang tertinggi baru-baru ini, meskipun kinerja yang kuat dari perusahaan. Karena pasar AS tidak aktif, kondisi likuiditas yang lebih tipis dapat memperburuk volatilitas harga,” Ung