Cara Menyapih Anak, dan Kapan Saat yang Pas?

Menyapih atau menyudahi bayi menyusu dari payudara kadang jadi periode yang emosional untuk ibu dan bayi. Tidak saja karena seterusnya bakal ada pengubahan cara bayi memperoleh gizi, tetapi karena umumnya bayi mendapat ketenangan dengan menyusu langsung dari payudara ibunya. Di artikel ini kali kita akan mengulas mengenai bagaimana cara menyapih anak, dan kapan saat yang cocok.

Tidak boleh cemas, menyapih tidak selamanya mengisyaratkan akhir ikatan intim di antara ibu dan anak. Ibu dapat mencari cara lain seperti berpelukan, bermain atau membaca buku bersama.

Kapan Saat Menyapih yang Pas?

Sesungguhnya dalam menentukan kapan saatnya menyapih anak bergantung dari opsi masing-masing ibu. Tetapi, optimalnya periode yang direferensikan untuk bayi untuk memperoleh ASI eksklusif ialah 6 bulan. Sementara periode umum ibu menyusui ialah sampai bayi berumur 2 tahun Sesudah bayi berumur 6 bulan, dia mulai bisa mendapat gizi tambahan di samping ASI, lewat MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu).

Beberapa pakar mendeskripsikan beberapa tanda bayi mulai dapat disapih, diantaranya:

– Bayi telah dapat duduk dengan kepala tegak dalam waktu yang lama.
– Buka mulut dan tertarik saat ia menyaksikan orang lain makan.
– Koordinasi mata, mulut, dan tangannya mulai bekerja secara baik, hingga dapat ambil dan masukkan makanan ke dalam mulut.
– Berat tubuh bayi telah capai 2x lipat dari berat lahir.

Pada anak umur setahun, peluang dia bisa mulai minum dari cangkir dan memulai mencari cara selain menyusu untuk memperoleh kenyamanan. Sebagai ganti ASI, Anda dapat memberi MPASI yang banyak vitamin C, zat besi, dan kalsium, seperti keju, bubur sayur, sereal, dan buah yang digabung dengan ASI atau susu.

Bagaimana Cara Menyapih Anak?

cara menyapih anak 1

Cara mengawali benar-benar bergantung pada keperluan dan karakter masing-masing anak dan ibu. Penting untuk ketahui pertanda anak siap disapih, sama seperti yang sudah diterangkan di atas. Tutorial berikut dapat jadi dasar umum untuk cara mulai menyapih:

  • Mulai perlahan
    Mulai menyapih secara bertahap bukan hanya berguna untuk anak, tetapi juga untuk Anda. Kurangi frekuensi menyusui secara perlahan-lahan akan membuat produksi ASI turun secara bertahap. Pengurangan perlahan-lahan ini penting untuk menghindar resiko payudara bengkak dan nyeri.

 

  • Upayakan menyapih pada siang hari
    Bayi umumnya menyusu pada pagi dan malam hari untuk kenyamanan. Cara menyapih Anak dapat diawali secara bertahap dengan berhenti menyusuinya pada siang hari, menggantinya dengan makanan padat, tetapi tetap memberi ASI pada malam hari.

 

  • Mengganti satu waktu pemberian ASI dengan susu botol atau cangkir
    Teruslah turuti jadwal yang serupa sepanjang satu minggu. Selanjutnya, minggu berikutnya tambahkan waktu saat Anda memberi susu lewat botol dan kurangi pemberian ASI secara langsung. Bayi setahun ke atas dapat diberi susu sapi sebagai ganti ASI.

 

  • Coba untuk menidurkan anak tanpa disusui secara bertahap
    Buat ritual menyenangkan lain saat sebelum tidur, seperti membaca buku atau mendengarkan musik. Buat dia berasa nyaman dengan tetap memeluk atau membelainya.

 

  • Mulai pakai cangkir lebih sering diperbandingkan botol
    Tempatkan lebih banyak air dalam cangkir diperbandingkan dalam botol. Cara lain, tempatkan minuman yang dicintai anak ke cangkir dan tempatkan yang tidak begitu ia sukai dalam botol. Misalkan tempatkan susu dan juice (untuk bayi di atas enam bulan) dalam cangkir dan air mineral saja dalam botol.

Hal terpenting yang perlu jadi perhatian agar sukses menyapih ialah konsentrasi pada kenyamanan bayi dan diri Anda. Tak perlu memusingkan diri Anda sendiri dengan memperbandingkan cara menyapih anak yang sudah dilakukan orang lain, karena setiap pengalaman ialah unik. Anda kemungkinan punyai tenggat waktu sendiri berkenaan kapan anak seharusnya tidak menyusu, tetapi akan lebih bagus untuk fleksibel pada tenggat waktu itu.