Aturan Pemakaian Mobil Golf Selama Covid 19

Aturan Pemakaian Mobil Golf Selama Covid 19. Meski golf identik dengan olahraga kecil, tatanan baru lapangan golf tetap dilaksanakan. Seperti kebanyakan tempat umum, pengelola lapangan golf mewajibkan pegolf untuk rutin menggunakan masker dan hand sanitizer. Humas Ciputra Golf Club & Resto Rita Ardianti (Rita Ardianti) mengatakan: “Mereka juga akan memeriksa suhu tubuh mereka ketika mereka tiba.” Tas golf yang dibawa oleh pegolf harus segera didesinfeksi dan dibawa oleh staf Area venue.

Keyword Search : mobil golf, mobil golf namanya apa, jual mobil golf, jual mobil golf murah, mobil golf namanya, nama mobil golf, mobil golf bekas, harga mobil golf bekas, mobil golf murah, mobil golf listrik.

mobil golf
mobil golf

Pada saat yang sama, pegolf diharuskan mendaftar dan membayar. Gunakan peralatan pemindai wajah untuk menghadiri kedatangan anggota. Oleh karena itu, pegolf hanya perlu meletakkan masker selama beberapa detik. Mereka tidak perlu mengisi formulir untuk mengurangi kontak langsung atau menggunakan fungsi sidik jari. Disarankan juga untuk menggunakan fungsi non-tunai untuk pembayaran.

“Nah, ketika mereka pergi ke lapangan, mereka hanya bisa menggunakan mobil golf mereka sendiri,” katanya. Biasanya, satu mobil golf dapat digunakan oleh dua orang pegolf. Para caddie yang mendampingi juga diharuskan berdiri di belakang mobil golf.

Di lapangan, bola golf hanya bisa disentuh oleh pegolf. Mulai dari kick-off, pengambilan bola dari hole, hingga pembersihan bola. Mengambil tongkat golf juga berbeda.

Sekarang caddy hanya bisa mengambil tongkat golf dari kepalanya. Kemudian, pegolf menerima tongkat dengan menyentuh pegangannya. Oleh karena itu, jarak antara pegolf dan kedi tidak akan terlalu dekat. “Setelah permainan selesai di lapangan, pegolf kami juga diminta untuk menyemprotkan disinfektan pada sepatunya,” tambahnya.

Aturan serupa berlaku untuk Lapangan Golf Bukit Dharma. Mifto Hadi, General Manager BDG, mengatakan pihaknya juga memasang kaca pembatas di konter kasir. Dia berkata: “Kami tidak hanya membutuhkan masker, tetapi juga masker untuk pejabat kami.” Ini juga menyediakan disinfektan kamar. Namun, alat itu tergantung pada apakah pegolf mau menggunakannya.

Di lokasi kejadian, pihaknya juga meminta agar mobil golf hanya digunakan satu pegolf. Offisial juga terus memantau penerapan jarak fisik antara pegolf lain dengan kedi di lapangan. “Jika terlihat terlalu ramai, maka kami akan mengutuknya. Untuk kepentingan semua orang, ya,” jelasnya.

Menurut Mifto, pola perilaku para pegolf sudah banyak berubah. Mereka telah menyadari kebutuhan untuk membatasi interaksi yang berlebihan. Misalnya, waktu bermain game dan waktu hang out juga berkurang. “Sekarang setelah selesai bermain, kamu bisa langsung pulang. Saya dulu mandi di sini dan bergaul dengan orang lain,” jelasnya.

Area restoran juga perlu menjaga jarak sosial. Dari total kuota 30 meja, kini hanya terisi 10-15 meja. Hanya dua orang yang bisa duduk di meja. “Awalnya empat,” jelasnya.

Penggunaan loker juga sama. Tidak semua loker bisa digunakan. “Satu loker dipakai, dua loker disilangkan. Baru dipakai lagi. Jadi tidak ada yang sesak di area itu,” katanya.

Bagian acara dan pemasaran Pakuwon Golf & Family Club Jalu Pandu Wicaksono menyatakan, pihaknya juga mewajibkan para caddie untuk tetap membawa hand sanitizer saat mendampingi pegolf. Mereka juga mewajibkan penggunaan masker di klub dan di lapangan. “Pada rentang latihan, kami tidak membuat perbedaan. Karena jaraknya sangat jauh ya,” jelasnya.

Peraturan baru lapangan golf

  • Setibanya di sana, tas golf itu langsung didesinfeksi.
  • Mobil golf hanya untuk digunakan pegolf di setir. Kardi berdiri di belakang.
  • Bola golf hanya bisa disentuh oleh pegolf itu sendiri.
  • Saat memberikan tongkat golf kepada pegolf, caddy hanya boleh menyentuh kepala tongkat golf.
  • Harus ada jarak 1,5 meter antara pegolf dan kedi.
  • Harus memakai masker.